Hah poligami! Meh baca sini
Assalamualaikum wbt.
Aku baca kat al-ahkam.
Ada
yang dok rancak cerita pasal poligami. Chewah! Semangat ye lelaki.
Meh kat bawah ini aku bawakkan apa yang aku petik dari buku yang bertajuak “Inilah
Hak mu wahai wanita Muslimah” nukilah Ummu Salamah as-Salafiyah.
• SEBUAH PETIKAN TENTANG
KEADILAN SALAF
Ibnu Abi Syaibah Rahimahullah berkata di dalam “Al Mushannaf”
(4/387): Telah menceritakan kepada kami Abu Dawud Ath Thayalisi daripada Harun
bin Ibrahim dia berkata: Aku mendengar Muhammad berkata terhadap seseorang yang
memiliki dua isteri: “Dibenci dia berwudhu hanya di rumah salah seorang
isterinya sementara di rumah isteri yang lain dia tidak pernah melakukannya”.
(Atsar ini shahih)
Selanjutnya beliau berkata: Telah menceritakan kepada kami Jarir
daripada Mughirah dari Abi Muasyir dari Ibrahim tentang seseorang yang
mengumpulkan beberapa istri : “Mereka menyamakan di antara isteri-isterinya
sampaipun sisa gandum dan makanan yang tidak dapat lagi ditakar/ditimbang
(kerana sedikitnya) maka mereka tetap membahaginya tangan pertangan”. (Atsar
ini shahih dan Abu Muasyir adalah Ziyad bin Kulaib, seorang yang tsiqah)
- PERINGATAN
Di antara manusia ada yang tergesa-gesa dan bersegera melakukan
poligami tanpa pertimbangan dan berfikir sehingga dia menghancurkan kebahagiaan
keluarganya dan memutuskan ikatan tali (pernikahannya) dan menjadi seperti
orang yang dikatakan oleh seorang A’rabi (dalam bait syairnya):
Aku menikahi dua wanita kerana
kebodohanku yang sangat
Dengan apa yang justeru mendatangkan sengsara
Tadinya aku berkata, aku kan menjadi seekor domba jantan di antara keduanya
Merasakan kenikmatan di antara dua biri-biri betina pilihan
Namun kenyataannya, aku laksana seekor biri-biri betina yang berputar di pagi
dan malam hari di antara dua serigala
Membuat redha istri yang satu ternyata mengobarkan amarah isteri yang lain
Hingga aku tak pernah selamat dari satu di antara dua kemurkaan
Aku terperosok ke dalam kehidupan nan penuh kemudharatan
Demikianlah mudharat yang ditimbulkan di antara dua madu
Malam ini untuk isteri yang satu, malam berikutnya untuk isteri yang lain,
selalu sarat dengan cercaan dalam dua malam
Maka bila engkau suka untuk tetap mulia dari kebaikan
yang memenuhi kedua tanganmu hiduplah membujang
namun bila kau tak mampu, cukup satu wanita, hingga mencukupimu daripada
beroleh kejelekan dua madu.
http://soaljawab.wordpress.com/2007/08/11/apakah-disunnahkan-poligami-di-dalam-islam